• Foodspotting-Spot on Foodies




    Hotnya Mie Pecun Surabaya - Pedas Bebas Racun


    Mie Pecun

    Mie Pecun, kedai mie yang satu ini memang sangat unik dengan memberikan nama "Pecun" yang umumnya dikonotasikan sebagai hal yang negatif. Tapi jangan salah sangka dulu, kedai ini tidak menjual "jajanan" para lelaki hidung belang. "Pecun" disini merupakan singakatan dari "Pedas Bebas Racun".

    Menu yang disedikan oleh kedai mie yang satu ini sebenarnya hanyalah mie instan biasa. Namun pemilik kedai sepertinya cukup kreatif dengan memberikan berbagai variasi. Seperti halnya mie instan biasanya, menu mie tersedia dalam jenis goreng atau rebus.

    Penamaan menu-menu makanan disini juga menurut saya sangat kreatif. Misalnya untuk varian mie goreng diberi nama Pecun Maniac, Pecun Bahenol, Pecun Senggol Telor, dan Pecun Bugil. Sedangkan untuk varian mie rebus diberi nama seperti Pecun Mletek Suwek, Pecun Gatal, Pecun Beceks, dan Pecun Klomoh.

    Penamaannya memang tergolong vulgar ya.. Tapi pada dasarnya dari masing-masing nama menu tersebut perbedaan dasarnya adalah pada campuran mie yang disajikan. Misalnya saja untuk mie goreng versi paling komplit yaitu Pecun Maniac disajikan dengan bakso, telur, udang, dan kornet.

    Sementara itu, untuk tingkat kepedasan terdapat empat pilihan antara lain Klimax (super pedas), Galau (pedas biasa), Semriwing (pedas sedang), dan Pecun Culun (gak pedes blas).

    Selain menu mie goreng dan rebus terdapat juga menu lainnya seperti "Menu Horny" yang terdiri dari Nasi Goreng Mucikari dan Sego Suambel/Penyetan. Sedangkan menu "Cemilan Perangsang" terdiri dari Pisang Ratus Keju, Roti Kempit Three Sum, Kentang Kentul Keju, dan Pecun Exotica. Pokoknya nama-nama menu disini bisa bikin ngakak. :))

    Mie Pecun

    Saya memesan seporsi Mie Goreng Pecun Manic dengan tingkat kepedasan Klimax dan Nasi Goreng Mucikari dengan tingkat kepedasan Semriwing. Mie goreng disajikan cukup menarik dengan tambahan bakso, telur, udang, dan kornet. Belum mencicipi saja air liur sudah mulai menetes karena tercium bau cabe yang begitu kuat. Setelah dicicipiii... Cesss.. Setanpun nggak akan kuat makan makanan sepedas ini. Cita rasa mie instan bisa dipastikan hilang total karena kalah sama rasa cabe. Mungkin mulut masih kuat menahan rasa pedas, tapi sepertinya tidak dengan perut saya. Dalam sekejap perut sudah terasa panas. Baru separo saja saya sudah menyerah daripada sakit dan malah masuk rumah sakit kan? :p

    Bagaimana dengan Nasgor Mucikarinya? Nah nasi goreng disini boleh saya bilang rasanya cukup enak. Bahkan jauh lebih enak daripada nasi goreng yang banyak dijual di Surabaya. Nasi goreng disajikan dengan bakso, sosis, telur, dan teri Medan dengan warna terlihat agak pucat tanpa kecap dan hanya dengan sedikit saos untuk memberikan warna. Tapi justru ini yang saya suka. Rasanya pas lidah saya yang jarang sekali menemukan nasi goreng enak di Surabaya. Sedangkan untuk pedasnya dengan level Semriwing sepertinya agak kurang. Mungkin tingkat kepedasan yang cocok untuk saya adalah galau alias pedes biasa. Tapi bukan berarti saya galau lho ya. -_-

    Walaupun makanan yang dijual hanya makanan-makanan biasa bahkan berupa mie instan dengan sedikit variasi, namun saya angkat dua jempol untuk kreatifitas branding dan penamaan menu sehingga membuat orang penasaran. Apalagi dengan kreatifitas tersebut bisa mendongkrak harga cukup signifikan. Mau coba? Kedai Mie Pecun buka pada malam hari sekitar pukul 18.00 hingga pukul 02.00 dimana pada jam-jam tersebut para pecun mulai beraksi. #eehhh..

    Mie Pecun

    Mie Pecun Surabaya
    • Jalan Anjasmoro depan Hotel Widodaren
    • Jalan Siwalankerto samping Kampus UK Petra

    Harga:
    Mie Goreng Pecun Maniac - 15K
    Nasgor Mucikari - 15K
    Avocado Menggoda - 10K
    Air Mineral - 2K

    Rating:
    Mie Goreng Pecun Maniac - 6/10
    Nasgor Mucikari - 7/10



    9 komentar:

    1. Jonathan Abdi Mulia27 Februari 2013 07.33

      update. Siwalankerto tutup loh

      BalasHapus
      Balasan
      1. belum pernah coba disana malah udah tutup :D

        Hapus
    2. Ini mungkin penamaan nya sama kayak Bubur Hostes yang di jakarta, karena buka nya malam jadi yg makan ke banyakan para PSK di kawasan tsb.
      bener ngak mas ?????
      kmrn sempet lewat waktu mudik ke gresik, tp rame jd males berhenti

      BalasHapus
      Balasan
      1. waduh.. saya sih nggak berani tanya, mereka itu PSK atau bukan. wkkwkwkwk.. bukanlah mas.. kebanyakan yang makan orang-orang yang penasaran dengan namanya.. :))

        Hapus
    3. Ddket rumahQu dah dbuka mie pecun n dim sum. . .
      Dwil.mojokerto. . .
      Phy aQu blm smpat bli. . . :-P

      BalasHapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      BalasHapus
    5. Gw prnah skli ksni, it pun g sngja lwat sma tmn gw, kli in nyidam pgen ksna , tp gtw almatx soalx bkan asli sbya, anjsmoro klo dr waru it lwt mna sih, infox y thkz u :)

      BalasHapus
    6. makanan sampah, tidak enak mahal lagi, mending beli indomie sendiri masak sendiri di rumah.

      BalasHapus
    7. ane juga ada nih mie naripan yang legendaris bnget sebandung raya yuk cobain https://play.google.com/store/apps/details?id=biz.app4mobile.app_4e60142f2f3f43a8972e5bd1f81e1838.app

      BalasHapus

     

    Tulisan Terbaru